![]() | ![]() |
**[Sebelumnya Karin mencoba untuk meloloskan
diri dari penjaga konoha dengan alibi berpura
pura gila.
Sementara Suigetsu dan juugo, mereka sampai
di persembunyian Orochimaru dan mendapat
sesuatu yang menurutnya bisa mengendalikan
jalannya perang.
Lalu Sasuke, ia sudah mulai bergerak menuruti
hasrat ingin membunuhnya. Sementara Itachi, ia
masih dalam suatu perjalanan.]**
**[Scene beralih Di tempat pertarungan antara lima
kage melawan Edo Tensei Madara, situasi terlihat
sengit ...
Tsuchikage Oonoki berdiri di atas monster batu
raksasa dan bersiap untuk menyerang Madara,
namun ...
Madara merapal suatu jutsu ..."Mokuton!!
Kourin Kajukai!!"
Madara menggunakan jutsu Mokuton Hokage
pertama, sebuah akar kayu raksasa melilit tubuh
dari monster batu raksasa milik Onoki.
*brrrrrrr.....
batu raksasa milik onoki pun hancur.
"Hah ..." Tsuchikage meloncat menjauh.
Sementara Tsunade, ia kaget dan teringat akan
sesuatu ...
"Itu adalah ...
Jutsu kakekku" Ucapnya.
Akar-akar kayu bermunculan dari tanah
menciptakan sebuah hutan yang mengerikan.
"Apa yang harus kita lakukan?" Mizukage tak tahu
harus berbuat apa.
"Kazekage!""Aku mengerti!" Gaara menyiapkan pasirnya dan
kemudian mengangkut Tsunade dan Mizukage ke
udara agar tidak terlibas oleh hutan yang terus
meluas. Hutan buatan Madara benar-benar
menakjubkan, tak hanya kayu, kini bahkan
ditumbuhi bunga raksasa.
"Apa itu!?"
"Apa itu!?" Teriak Raikage yang di angkat ke udara
oleh Oonoki.
"Hati-hati terhadap bunga itu, jangan
mendekatinya" Ucap Mizukage yang berdiri di
atas pasir Gaara.
"Sungguh hutan yang luas, dan dia
menciptkannya hanya dalam beberapa saat"
Ucap Tsunade.
"Sialan kau Kabuto ...
Bukan hanya mampu menciptakan pohon Dunia,
dia juga mampu membuat bunga dari pohon
Dunia ..." pikir madaraDi tempat Kabuto, tampak ia sedang
mengendalikan edo tenseinya ...
"Sudah tak ada lagi ninja yang memiliki level
kekuatan setara Hokage pertama sekarang ...
Orang yang mendengar kekuatannya bahkan
menganggapnya sebagai dongeng seperti
Rikudou Sennin ...
Dan sekarang, aku akan membuat dongeng itu
menjadi kenyataan" Ucapnya dalam hati.
.........
"Tunggu kau, sialan!!!" Sementara itu, beberapa
shinobi tampak mengejar Edo Tensei Tsuchikage
kedua yang kabur.
Kembali ke tempat Madara, kini ia telah memakai
susano'onya ...
"Kalian terlalu mengkhawatirkan Bunga itu" Ucap
Madara dan kemudian menyerang dengan
tangan susano'o, membuat para kage terpental
ke bawah. Setelahnya, Madara melanjutkan
dengan semburan api ...
"Katon : Kouka Messhitsu!!!" Teriaknya."Suiton!!" Mizukage hendak menggeluarkan
elemen air untuk bertahan.
Akan tetapi, tiba-tiba kesadarannya mizukage
hilang dan ia pingsan.
Ternyata tak cuma Mizukage, kage-kage lainnya
juga.
"Jadi inilah akhir dari hidupku ya ..." Pikir Oonoki.
sebelum benar-benar kehilangan kesadaran.
Sesaat, terlintas sebuah **[Flasback ...
]* Saat itu, tampak Oonoki kecil sedang
membersihkan sebuah batu dan diawasi oleh
Tsuchikage sebelumnya.
"Hei, bagian kirinya masih kotor ...
Itu adalah batu berharga desa kita, bersihkan
dengan benar" Umpat Tsuchikage Muu.
"Cih, apa-apaan itu" Gerutu Oonoki dalam hati.
"Aku tak mengerti, kenapa simbol negara kita
cuma batu biasa?
Sesuatu seperti ukiran batu kage di Konoha
terlihat lebih bagus, tak seperti Tsuchikage yang
miskin ..." Ucap Oonoki kecil."Oonoki, aku dapat melihat nilai-nilai dari setiap
batu yang ku lihat ...
Batu ini, adalah simbol dari semangat desa
kita ..." ucap Muu.
"haa, jangan bermain kata begitu, kau membuat
simbol dari batu untuk menyembunyikan
kemiskinanmu kan" Ucap Oonoki lagi.
"Benar, ini memang batu biasa"
*Bukk ...
Tsuchikage melempari kepala Oonoki dengan
batu itu.
"Ukhhh aduh" Ucap Oonoki menahan rasa sakit.
"Eeeh!!!???" Batu berharga yang menjadi simbol
desa itu terjatuh ke dalam kolam yang di
dalamnya terdapat banyak batu yang sama.
"Apa yang kau lakukan!? jika begini bagaimana
cara membendakannya!?" Bentak Oonoki."Ambil saja batu lainnya, ku rasa tak akan ada
yang menyadarinya" Ucap Tsuchikage dengan
santainya.
"Uhh!???" Oonoki tampak bingung,
"kenapa seenaknya mengganti batu berharga
dengan batu biasa asal-asalan?" tambahnya
"Batu cuma sebatas simbol, yang penting adalah
maknanya" Ucap Tsuchikage.
"..." Oonoki terdiam.
"Kau tahu ...
Aku juga mampu membaca semangat
seseorang yang ku lihat ...
Oonoki, kau memiliki semangat tersembunyi
yang akan mampu merubah Dunia ini ...
Tapi kalau kau tak cukup memperhatikannya, kau
akan menghilangkannya ..." ucap tsuchikage.
"Menghilangkannya?" tanya onoi bingung.
"Ya ...Jika kau menyerang suatu tembok raksasa,
kalau kau menggunakan semangat itu di setiap
seranganmu ...
Kau akan meraihnya"Ucap tsuchikage
menambahkan.**[Flashback berlanjut dan kini ke scene saat Oonoki
muda bertarung melawan Madara yang saat itu
masih hidup. Oonoki terdesak, keadaannya
benar-benar parah ...
["Dengar, kau harus melangkah dengan
semangat itu"] Oonoki terus teringat akan kata-
kata Tsuchikage.
Dan kemudian, Oonoki muda mulai bangkit.
"Kelihatannya kau masih mau bermain ...
Tapi, ku rasa kau sudah tak bisa banyak bergerak
lagi" Ucap Madara yang melihat dngan sharingan.
Oonoki benar-benar bangkit dan ...
**[Flashback berakhir ...]
Di waktu kini, ternyata Oonoki juga telah
bangkit ..."!!!" Dengan sisa kekuatannya, ia bahkan langsung
menyerang ...
"Jinton Genkai Hakuri no Jutsu!!!" Oonoki
menembakan tembakan elemen debu yang
benar-benar dahsyat ke udara, membelah hutan
yang diciptakan oleh Madara.
"Kenapa ...
Aku selalu berpikir kalau aku sudah tua ...
Aku hanya membuat alasan ...
alasan" Ucap Tsuchikage Oonoki yang sudah
bangkit, melayang di udara.
Tap ...
Madara menginjakan kakinya ke tanah.
"Tidak buruk" Ucap Madara.
"Apa kalian sudah mendapat kesadaran kalian
kembali?
Sempurna, ayo serang balik" Ucap Tsuchikage
Oonoki."Apa yang terjadi?" Para kage yang juga sudah
sadar masih bingung.
"Disana" Ucap Raikage sambil melihat ke atas, ke
arah oonoki dan Madara.
"!!!!" Tsunade sangat kaget saat melihat Madara. Di
dadanya, kini tampak wajah Hokage pertama,
kakek Tsunade.
"Tapi langkahmu masih terlalu dangkal" Ucap
Madara.
"Bukankah itu ...
wajah hokage pertama?" Ucap Raikage.
"Ku pikir itu mustahil tapi ...
Dia bahkan bisa menggunakan Mokuton" Ucap
Tsunade.Di tempatnya, Kabuto tersenyum kecil ...
"Kukuku, level yang sekarang jauh berbeda dari
Danzou yang hanya kelinci percobaan ...
Hokage pertama yang bahkan lebih hebat dari
Madara, gabungan mereka berdua ...
Ini adalah kartu trupku ...
Tak seorangpun yang akan bisa
menghentikannya" Ucap Kabuto.
Sementara itu di tempat Sasuke, ia bersiap untuk
pergi dan kemudian masuk ke hutan ...
Kemudian secara tak sengaja, ia berpapasan
dengan Itachi ...
Sasuke tampak kaget..
To be countinued..