Alur Cerita Naruto 589 | Komik Naruto 589 versi Teks | Sinopsis Naruto 589 : Pelepasan Edo Tensei !! Susano'o sempurna Madara Uchiha..
Perpisahan Yang Tak Merubah Apapun.Sebelumnya Para kage terdesak.
Akan tetapi berkat Oonoki,
semangat mereka kembali
bangkit dan akhirnya mampu
mendesak Madara untuk
beberapa waktu. Namun
ternyata, Madara masih memiliki
senjata mematikan lainnya, yaitu
versi sempurna dari Susano'o ...
Madara mengeluarkan Susano'o
raksasa, membuat para kage
terkesima ...
"Besar sekali ..."
"Ini kah ...
Susano'o yang sesungguhnya ..."
Mizukage dan Hokage tak
mampu berkata banyak melihat
chakra raksasa itu ...
"Belum selesai ..." Ternyata ini
belum sempurna, Madara kembali
menstabilkan chakra itu hingga
akhirnya bentuk yang
sesungguhnya tercipta. Bukan
lagi sekedar monster chakra
raksasa, kini Susano'o tersebut
membentuk suatu sosok ksatria
samurai raksasa ... "Perbedaan
antara kita terlalu jauh ...
Benarkah dulu kakekku
melawannya?" Tsunade menatap
tak percaya ke arah monster
ksatria raksasa itu ..."Aku sudah bilang kan ...
Satu-satunya yang bisa
menghentikanku hanyalah
Hashirama" Madara berdiri di
kepala monster itu.
"Namun sayang sekali, dia sudah
tak ada lagi di muka Bumi ini ...
Tapi yah, dia tak ada disini malah
menguntungkan kalian ...
Karena ..."
Bhrasssttttt!!!!!!!
Monster raksasa itu
mengayunkan pedangnya.
Dan sungguh luar biasa,
beberapa gunung di belakang
kage terbelah.
"Kalau kita berdua bertarung,
kalian harus menggambar ulang
peta yang ada"
Mengagumkan ...
Jika hanya Madara seorang
mampu menghancurkan
beberapa gunung dalam sekejap,
pertarungan antara ia dan
Hashirama memang tidak
mustahil akan membuat susunan
wilayah berubah ..."Mu-mustahil ...
Gunungnya ...
Terbelah ..." Para kage semakin
tak mampu berkata banyak.
"Ini kah kekuatan Uchiha
Madara ...
Tapi kenapa ...
Kenapa waktu itu kau
membiarkanku lolos dengan
mudah!!??" Oonoki berteriak.
"Orang dewasa macam apa yang
tega bertarung serius melawan
anak-anak?" Sahut Madara dan
kemudian dengan Susano'o
sempurnanya itu, ia semakin
mendekati para kage.
Akan tetapi bukannya kabur
atau apa, kelima kage tetap
berdiri ...
"Kami sempat berada di saat
dimana kami hampir menyerah ...
Akan tetapi, sekarang kami telah
menemukan suatu kebenaran
kalau ...
Kami tak boleh kalah!!" Ucap
Tsuchikage.
"Huh ..." Madara semakin marah.
"Susano'o ini adalah wujud dari
kehancuran ...
Sebuah tebasan pedangnya akan
mampu menghancurkan seluruh
mahluk ...
Hanya Bijuu yang memiliki
kekuatan setara ...
Kebenaran kalian ...
Akan dihancurkan menjadi
kepingan kecil ...
Dan begitu juga dengan kalian,
lima kage ..." Susano'o Madara
bersiap.KEMBALI KETEMPAT ITATCHI DAN SASUKE. ...
Ia telah berhasil membawa
Kabuto ke dalam genjutsu
hingga akhirnya Kabuto bersedia
merapal suatu jutsu untuk
menghentikan Edo Tensei ...
"..." Sasuke terdiam, tak tau harus
berkata apa sementara Kabuto
terus merapal jutsu penghenti
Edo Tensei ...
"Huh ..." Sasuke menghela nafas
dan akhirnya berbicara :
"Sepertinya apapun yang ku
katakan,
tetap tak akan merubah
tekadmu ..."
"..." Itachi terdiam.
"Ketika aku melihatmu ...
Aku mengikutimu kemari untuk
memastikan apakah yang
dikatakan oleh Tobi dan Danzou
benar atau tidak ...
Tapi,nyatanya sekarang bukan
hanya hal itu yang berhasil ku
pastikan ..." Ucap Sasuke.
"Saat aku bersamamu, aku
teringat akan masa lalu ...
Perasaan ketika menghabiskan
waktu bersama kakak yang ku
cintai ..." Lanjutnya."Tapi entah kenapa itu malah
membuatku merasa ...
Kita berdua bersama seolah telah
direncanakan ...
Dan semakin aku bisa mengerti
dirimu,
semakin aku membenci
Konoha ...
Kebencianku bahkan menjadi
semakin bertambah dari
sebelumnya ...
Aku mengerti apa yang kau
inginkan dariku ...
Mungkin itu karena kau adalah
kakakku ...
Tapi karena aku adalah adikmu,
aku tak akan berhenti apapun
yang kau katakan.
Sama seperti tekadmu untuk
melindungi Konoha yang tak
pernah berhenti,
Tekadku untuk
menghancurkannya tak akan
pernah ku akhiri ...
Selamat tinggal ..."
Set set ...
Segel tangan yang dirapal oleh
Kabuto telah rampung ...
"Kakak ..."
Dan setelahnya, secara perlahan
tubuh Itachi menghilang ...
Inilah yang disebut perpisahan ...Di sisi lain medan perang, efek
dari jutsu yang dilakukan oleh
Kabuto juga telah bekerja ...
Di tempat Nenek Chiyo dan
Kimimaru sedang bertarung
melawan para samurai,
tubuh mereka juga mengalami
hal yang sama dengan Itachi ...
"Ini ..." Chiyou menyadarinya.
Sementara itu di tempat Dediara
melawan pasukan Kankurou ...
"Ku bilang keluarkan aku dari
sini!!!!" Ia masih terkurung di
dalam boneka Kankurou.
"Aku sudah tak tahan lagi ...
Kesabaranku telah habis!!!
Aku akan segera meledakan
diri!!!!
Apa kalian dengar itu hah,
sialan!!" Teriaknya.
"Kalau kau bisa melakukannya,
seharusnya kau sudah
melakukannya dari tadi kan ...
Tak usah berteriak-teriak seolah
kau mampu meledakan diri" Ucap
Kankurou."Huh ..." Deidara tak mampu
menyahut.
"Eh!?" Tak lama setelahnya,
tubuh Deidara mengalami hal
yang sama ...
Hal yang sama juga terjadi di
tempat Edo Tensei lainnya ...
Mizukage kedua, Dan ...
Serta para Jinchuriki ...
"!!!???" Tobi kaget melihat apa
yang terjadi.
"Naruto ...
Para jichuriki akan segera pergi ...
Sepertinya Itachi telah berhasil
melakukannya" Ucap Yagura.
"Terimakasih ...
Itachi" Ucap Naruto dalam hati.
"Itachi melakukannya tapi kita
belum menyelesaikan dia ...
Ini nggak oke!!" Ucap Bee."Jangan bilang begitu, kita juga
akan segera
menyelesaikannya!!!" Naruto
berhadapan dengan Tobi yang
telah mengeluarkan Gedou
Mazou.
Kembali ke tempat Itachi ...
Di saat-saat terakhir sebelum ia
menghilang,
Itachi hendak melakukan
sesuatu ...
"Aku masih bisa ...
Melakukannya"
Itachi mengarahkan jarinya ke
dahi Sasuke, untuk terakhir
kalinya ...
[Side Teks : Cahaya yang
menandakan awal dari sebuah
akhir sekarang muncul kedalam
medan perang.]=====To be Continued=====CopyRight : (http://hatakekakashi.xtgem.com) 2012