By : Masashi kishimotoSebelumnya :
Secara mengejutkan, Neji menghembuskan nafas
terakhirnya. Tewas sebagai pahlawan yang
melindungi Naruto, akhirnya Neji dapat merasakan
kebebasan yang pernah dirasakan oleh ayahnya.
Akan tetapi, meski dengan kematian pemuda
Hyuuga tersebut, pertempuran akan tetap berlanjut.[NEDJI MENINGGALKAN MEDAN PERANG!
PEMANDANGAN KEMATIAN DIMANA-MANA]
Naruto terbayang perkataannya sebelumnya : "Aku
takkan membiarkanmu membunuh teman-
temanku."
"Obito : Bukankah kau bilang kau takkan
membiarkan kami membunuh teman-temanmu?
Coba lihat disekitarmu. Coba katakan sekali lagi..!!
Sepertinya Naruto masih belum dapat menerima
kematian orang-orang terdekatnya!.
"Obito mengulangi perkataannya :" Kubilang coba
katakan sekali lagi..!!"
"Shinobi Aliansi : Kematiannya! Neji Tewas??"
Obito melanjutkan :" Ini akan terus berlanjut. Kata-
kata dan prinsipmu yang lemah akan terbukti kalau
itu benar. Inilah yang terjadi ketika kau berbicara
mengenai harapan dan cita-cita. Inilah kenyataan!"
Naruto, apa yang kau punya dalam kenyataan ini?
Kau tak punya ayah dan ibu, gurumu jiraiya sudah
mati. Dan selama kau masih melawan, teman-
temanmu akan mati satu persatu. Tak ada satupun
yang mengakuimu akan selamat!"
Kakashi berbisik merenungi perubahan pada diri.
Kakashi : Obito....Obito melanjutkan : "Dan kau sudah tahu, dibalik
semua ini adalah kesunyian!!"
Pikir Hiashi : Hizashi, maafkan aku, aku tak bisa
menjaga anakmu!"
"Madara ET menyahut :"kau telah menjadi seperti
diriku dulu, obito. Naruto akan segera menyerah.
Kita akan membawa alianshi kepada keputusasaan!"
"Obito melanjutkan : "Tak perlu berada dalam
kenyataan ini. Kemarilah Naruto. (sambil
mengulurkan tangan ke arah Naruto)."
Saat Naruto terjubuk perlahan dan mengulurkan
tangannya, Hinata yang saat itu disampingnya
seketika menamparnya..!!
SPLASSH!!..
Obito dan Kakashi terkejut dengan hal itu : !!
Hinata : Apa kau paham maksud dari yang
dikatakan Kakak Neji sebelumnya? Kalau hidupmu
bukan cuma untuk kau seorang, Naruto!.
Naruto terlihat mendengarkan sambil terlihat sangat
sulit menerima kenyataan saat dia benar-benar
kehilangan seorang temannya.
Hinata melanjutkan : Kata-kata dan keyakinanmu
bahwa kau tak akan membiarkan teman-temanmu
mati. Itu bukan suatu kebohongan.Hinata : Karena kata-kata itulah, kita mampu sampai
sejauh ini. Kakak Neji, bukan cuma dirimu,
semuanya telah berpegang teguh pada kata-kata itu
dan menyimpan dalam hatinya, dan karena itulah
mereka jadi terhubung satu dengan yang lainnya.
Hinata menjelaskan hal seperti itu sambil menahan
tamparan tangannya di pipi Naruto.
Hinata melanjutkan : Karena itu mereka jadi saling
mengenal dan berteman. (di perlihatkan pada
seluruh shinobi alianshi yang masih mampu berdiri).
Jika semua menyerah dengan prinsip dan kata-kata
itu. Maka apa yang dilakukan kakak Neji jadi tidak ada
gunanya. Itu sama saja jalan untuk membunuh
temanmu. Itulah yang kupikirkan.
"Obito hanya mengamati : ....
Hinata : Jadi, mari berjuang bersama, Naruto! Tetap
maju dan tak melupakan kata-katamu. Itulah jalan
ninjaku juga!.
Naruto terus memandang Hinata dan sesekali
melemparkan pandangannya pada Neji yang
terkapar didekatnya.
Naruto terpikir bayangan perkataan Neji
sebelumnya : Naruto, Nona Hinata, aku siap mati
untuk kalian. Itu mengapa, hidupmu..
"Kyuubi dalam tubuh Naruto ikut bersuara : Tentu
saja bukan cuma kau seorang! Apa kau melupakan
aku?
"Naruto menoleh :Aku tahu, aku takkan
meninggalkan teman-temanku atau ikatan yang aku
miliki!Tapi, Neji...
"Kyuubi menyentak : Berhenti mengoceh, bocah!
Atau aku akan memukulmu dan memakanmu! Apa
kau lupa? Ayah dan ibumu melakukan hal yang
sama seperti Neji, ketika kau lahir! Mereka
menyegelku, musuh mereka, didalam tubuhmu dan
mati mempercayakan masa depan kepadamu!
Hidupmu sudah terhubung dengan kedua hidup
orang lain saat kau lahir!.[KEMBALI PADA PEPERANGAN].
Terlihat Madara mengamati Obito.
Pikir Madara : Apa dia menunggu jawaban dari
Naruto??..
Obito akhirnya bicara : Sudah cukup!
"Madara : Jangan terburu-buru, Juubi juga akan
terluka dan kau-"
"Obito menyela : Aku tak peduli! Kulit Juubi sangat
keras!!"
SWWWWNNGG!!
Juubi menyiapkan tembakan berikutnya lagi dan kini
diarahkan kepada Shinobi Aliansi, saudara-
saudara !
Shinobi Aliansi : Diarahkan Kesini!.
Namun, dari sisi lain. Terlihat Bee dan Sai terbang
dengan burung Tinta!
"Bee melantunkan rap : Aku sudah kembali, Yo!!"
Bee Menuju tepat kearah Juubi akan mengeluarkan
Bijuudama, saat itu juga dia berubah dalam bentuk
Bijuu (Hachibi) dan menembakkan Bijuudama tepat
di mulut Juubi!!
"Omoi \ Karui : Hati-hati Tuan Bee \ Maju!!"
Dan.. Blurrgghh!! Ala Hasil, karena Hachibi terus
menekan masuk Bijuudama-nya sampai kedalam
mulut Juubi. Akhirnya Bijuudama Juubi tertahan dan
masuk kembali kedalam tubuhnya!
"Hachibi : Rasakan ini!!"
BLUARRRGGGHHH!!
Terjadilah ledakan yang sangat besar dari dalam
tubuh Juubi! Sehingga membuat Hachibi terpental!
"Ninja A : Jangan terlalu dipaksakan!!"
'Bee mengelak dengan lantang : Percuma
mengkhawatirkan aku, aku tak takut untuk
melindungi Aliansi!"
Di sisi lain, Naruto sepertinya telah mendapatkan
kembali kepercayaan dirinya. Dia perlahan
memegang tangan Hinata yang dari sebelumnya
terus menempel di pipinya.
Pikir Naruto : Benar, tak cuma Ayah dan Ibu,
selama ini semuanya telah...! Hinata, terima kasih!!
Hingga Akhirnya Naruto dan Hinata bangkit sambil
berpegangan tangan.!"Naruto dengan lantang : Hidupku tidak aku seorang!
Terimakasih kau tetap berada disisiku! (Dan Neji, aku
berterimakasih kepada kau juga)
Pikir Hinata : Tangan Naruto-kun, kuat dan besar.
Aku takkan lepas dari genggamanmu."
WEETTT!!..
Kini Naruto berubah dalam Mode Jubah Chakra
Kyuubi dan Hinata mendapatkan kekuatan yang
mengalir dari tubuh Naruto!!
Naruto : Ayo Hinata!!"
Hinata : I-iya... Ini membuatku terasa nyaman.. "
GUBRAAKK!!
Dengan menyatukan kekuatan, mereka berdua
kembali memimpin aksi Shinobi Aliansi!! To be continued...!!